Pendampingan Masyarakat

Willie Smits menanam lahan hutan baru di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Kalimantan dan Sulawesi. Lahan yang digunakan untuk penanaman ini merupakan lahan yang tidak dimanfaatkan yaitu lahan rusak bekas penebangan atau kebakaran. Willie menemukan cara untuk menumbuhkan ulang hutan dalam jumlah yang wajar dalam waktu sekitar 5 tahun. Dengan tumbuhnya hutan baru, ekosistem dan keberagaman hayati akan kembali dengan sendirinya.

Pohon aren seringkali disa makan dengan ppohon sawit yang sangat merusak lahan. Pohon aren hanya akan tumbuh di hutan heterogen di mana banyak spesies hewan dan tumbuhan hidup bersama. Lain halnya dengan perkebunan sawit yang dapat menghancurkan jutaan hektar area hutan hujan, sebab pada perkebunan seperti ini jenis pohon dan tanaman lainnya tidak dapat tumbuh.

Dengan adanya perubahan iklim, ancaman akan kepunahan hewan dan tumbuhan serta kelangkaan air bersih akan tumbuh nyata. Dengan melindungi hutan hujan, kita dapat mencegah bencana ini terjadi. Menjaga hutan berarti menjaga keberlangsungan hidup kita sendiri.

Willie Smits membangun pabrik gula aren di Sulawesi utara dengan dukungan dari pemerintah Indonesia. Pabrik ini memanfaatkan energi dari residu uap dari pembangkit listrik geotermal ramah lingkungan. Ini berarti energi yang digunakan untuk menjalankan pabrik ini tidak akan merusak lingkungan. Pabrik ini mengolah cairan dari pohon aren menjadi gula aren dengan kandungan yang istimewa. Produk ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dan sesuai dengan prinsip fair-trade. Gula aren juga memiliki lebih banyak rasa dan jauh lebih sehat dibandingkan dengan gula pasir. Tidak seperti gula pasir, gula aren tidak mengakibatkan obesitas dan diabetes. Hal ini disebabkan karena gula aren diserap perlahan di dalam darah sehingga kadar gula darah tidak akan melonjak tinggi dan energi yang dihasilkan oleh gula aren dapat dilepas secara bertahap. Selain itu, gula aren juga mengandung anti oksidan, asam amino, dan vitamin yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Di Belanda, produk ini dapat dibeli di supermarket Jumbo (diimpor oleh Amigos International, info@amigos-international.org, +31 (0)317 479 794).
Memanen cairan aren dilakukan secara manual, membuka lapangan kerja bagi petani lokal (seorang petani bertanggung jawab atas enam pohon aren). Para petani ini menerima penghasilan yang jauh lebih besar dibanding petani kecil lainnya. Produk gula aren kami juga sangat ramah lingkungan dan memiliki siklus karbon yang positif. Karena pendapatan yang lebih besar, anak-anak petani dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi serta terlepas dari jerat kemiskinan. Selain itu, Yayasan Masarang juga mendirikan Koperasi Petani
Jika para petani hidup makmur, maka kecil kemungkinan mereka akan mengikuti sistem yang korup atau menebang hutan secara ilegal. Mereka juga tidak akan terpaksa untuk bekerja di industri yang menghasilkan polusi tinggi seperti pertambangan emas dan batubara atau perkebunan sawit. Selain itu, petani yang mengikuti kegiatan penghijauan Masarang juga melindungi hutan serta hewan yang dilepasliarkan setelah direhabilitasi oleh Pusat Perlindungan Satwa Tasikoki.

Untuk mengembangkan produksi dan pemrosesan gula aren, Willie Smits dibantu oleh Stichting Doen, The Rabobank Foundation, dan Kementerian Perekonomian dengan membangun sebuah “pabrik kecil” yang dapat dipindah-pindahkan untuk memproses cairan aren.Fasilitas yang dinamakan ‘Village Hubs’ ini dapat diturunkan di tengah hutan dengan menggunakan helikopter. Willie dapat memindahkan hubs ini di desa terpencil, seperti pemukiman suku Dayak di Kalimantan. Para anggota suku Dayak terbiasa berburu dan kini mulai sulit menemukan buruan akibat hilangnya lahan hutan akibat penebangan liar dan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit. Akibatnya, banyak anggota suku Dayak yang jatuh miskin sehingga mereka harus bekerja sebagai penebang liar. Hal ini diperparah dengan sedikitnya jumlah sekolah yang ada di wilayah mereka ditambah dengan masalah-masalah sosial lainnya.

Di lahan rusak seperti inilah kami menanam pohon aren dan menerjunkan ‘Village Hub’ kami sehingga masyarakat setempat dapat bertani dan memproses aren dalam kuantitas yang besar. Hasilnya, mereka dapat meningkatkan taraf hidup mereka sambil menjaga kelestarian hutan. Selain dapat memproses cairan aren, kami juga dapat memproduksi bio-etanol, listrik, dan air minum. Hub kami juga dilengkapi dengan perlengkapan medis.